Diskusi Bulanan BKP Borobudur
Berita

Menangani benda-benda koleksi cagar budaya bukan pekerjaan yang mudah, perlu perawatan dan penanganan yang tepat agar koleksi tersebut tidak rusak dan terpelihara dengan baik. Banyak faktor yang memiliki pengaruh negatif terhadap keberadaan koleksi cagar budaya seperti faktor lingkungan, pengunjung bahkan perilaku pengelola sendiri sehingga diperlukan upaya khusus untuk menjaga kelestariannya.
Dalam diskusi bulanan BKP Borobudur, Rabu (08/06/11) Kepala Sub Bagian Tata Usaha Wiwit Kasiyati, S.S menceritakan pengalamannya mengikuti CollAsia 2010 International Course on “Conservation of Southeast Asian Collections in Storage” yang bertempat di Manila tahun 2006 silam. Dia bercerita tentang bagaimana mengelola penyimpanan koleksi hingga penanganan tanggap darurat ketika terjadi bencana.
Pengenalan karakter obyek koleksi menjadi hal pertama yang dilakukan, dengan mengenali karakternya dapat mempermudah pengklasifikasian obyek berdasarkan nama, bahan/material, dan nilai pentingnya ungkap Wiwit Kasiyati, S.S. Hal tersebut nantinya menjadi acuan bagaimana metode penyimpanan yang tepat dan pendokumentasiannya. Selain itu tidak semua obyek koleksi dapat di simpan di museum, ada kriteria-kriteria tertentu yang harus dipenuhi apakah benda-benda tersebut mempunyai makna, sejarah, biografi, bukti penting, dan arti penting.
Hal lain yang menjadi perhatian utama adalah kerapuhan obyek dan koleksi yang disebabkan oleh 2 faktor yaitu alam dan manusia sehingga dibutuhkan area penyimpanan yang baik agar obyek terlindungi dari bahaya vandalisme, pencurian, serangan alam seperti debu, serangga, polusi, dan temperatur. Bangunan tempat penyimpanan koleksi juga sebisa mungkin harus terhindar dari rintangan faktor alam.
Hal yang tak kalah penting ialah perilaku pengelola tentang bagaimana langkah-langkah yang tepat untuk melakukan pemeliharaan, perawatan, dan perlakuan terhadap koleksi. Wiwit Kasiyati, S.S mencontohkan dalam memindahkan atau merubah posisi obyek banyak hal yang harus diperhatikan seperti melepas semua aksesoris yang ada di tangan agar nanti tidak menggores atau merusak koleksi. Selain itu disaat memindahkan obyek harus berpikir sebelum bertindak, sebisa mungkin tidak membuat koleksi tidak berubah wujud atau rusak.
Di akhir diskusi Iskandar M. Siregar, S.Si selaku Kepala Seksi Pelayanan Teknis BKP Borobudur berharap pelatihan-pelatihan international semacam ini dapat terus diikuti oleh para staf teknis BKP Borobudur, “selain menambah wawasan dan pengetahuan pelatihan ini bisa menjadi pengalaman keluar negeri gratis” kelakarnya.
Data Arsip
- ► 2012 (16)
- ► Mei (5)
- ► April (3)
- ► Maret (2)
- ► Pebruari (2)
- ► Januari (4)
- ► 2011 (95)
- ► Desember (3)
- ► November (3)
- ► Oktober (5)
- ► September (7)
- • Kunjungan Direktur Tinggalan Purbakala
- • Workshop on Conservation Treatment under Natural Disaster
- • Lantai 8, 9, 10 Candi Borobudur Kembali Dibuka
- • Sekolah Lapang Iklim di BKP Borobudur
- • Lakukan Perbaikan Kebocoran, Dinding Candi Dibongkar
- • Kunjungan Wakil Perdana Menteri China Di Borobudur
- • Halal Bihalal Balai Konservasi Peninggalan Borobudur
- ► Agustus (6)
- ► Juli (6)
- ► Juni (13)
- • Meditasi Richard Gere di Borobudur
- • Ayo Rawat Borobudur!!!
- • Kunjungan World Committee of Tourism Ethics di Candi Borobudur
- • Studi Eskursi Mahasisawa Teknik Sipil UI di Candi Borobudur
- • BKP Borobudur Peringati HUT Purbakala ke-98
- • Sosialisasi Undang-Undang Cagar Budaya No. 11 Tahun 2010
- • Jalan Sehat Memperingati HUT Purbakala Ke-98
- • Studi Strategis Lemhanas di Candi Borobudur
- • Diskusi Bulanan BKP Borobudur
- • Kuliah Lapangan Jurusan Arkeologi UGM di Balai Konservasi Peninggalan Borobudur
- • Temuan Situs Struktur Bata Di Bawongan
- • Polisi Masyarakat untuk Terwujudnya Lingkungan Tertib dan Aman
- • Rapat Bulanan BKP Borobudur
- ► Mei (17)
- • Aksi Bersih-Bersih Candi Borobudur
- • BKP BOROBUDUR TURUT ANDIL DALAM PAMERAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP “JASMERAH”
- • Meniti Jejak Peradaban 2011
- • Bimbingan Teknis Tenaga Pelatih Konservasi dan Pemugaran 2011
- • Senam Jumat Pagi BKPB
- • Pameran Perpustakan dan Arsip
- • RELAWAN MASYARAKAT SEKITAR CANDI “KLASTER”
- • MENITI JEJAK PERADABAN 2011
- • Prosesi Waisak 2555 BE / 2011
- • Upacara Gelar Pasukan PAM Waisak 2555 BE/2011
- • Uji Efektifitas Nat, Selasar Barat Daya Candi Borobudur Di Bongkar
- • Kunjungan De Nederlandse Spoorwegen Di Borobudur
- • Restorasi Dan Monitoring Warisan Dunia Di Yunani
- • Pelatihan Pelestarian Cagar Budaya 2004 - 2011
- • Perekaman Data dan Pendokumentasian Penyelamatan Situs Cagar Budaya Jatigede
- • PERINGATAN TRI SUCI WAISAK 2555 BE/2011 DI CANDI BOROBUDUR
- • KUNJUNGAN MENPORA INDIA KE CANDI BOROBUDUR
- ► April (6)
- ► Pebruari (5)
- ► Januari (24)
- • KUNJUNGAN DIREKTUR UNESCO OFFICE JAKARTA
- • Kesemaptaan Satpam BKPB dan TWCB
- • Kunjungan Direktor Unesco Office Jakarta
- • HUT Ke-30 Satpam
- • Pohon besar tumbang di Sekitar Candi
- • Dampak Bencana Pada Sektor Pariwisata Di Situs Warisan Budaya Dunia
- • Jenis Dan Bentuk Pengobatan Pada Relief Candi Borobudur
- • MISTERI BAHAN LUKISAN PRASEJARAH MAROS-PANGKEP
- • Pelatihan Satuan Pengaman Warisan Dunia
- • MISTERI BAHAN LUKISAN PRASEJARAH MAROS-PANGKEP
- • Topik-Topik Studi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur 2008
- • Rencana Kegiatan BKPB
- • UNESCO MENGERAHKAN RELAWAN
- • MAHASISWA MEMBERSIHKAN CANDI BOROBUDUR
- • CANDI BOROBUDUR DIBUKA KEMBALI UNTUK UMUM
- • Kunjungan Menbudpar ke Kawasan Candi Borobudur
- • CANDI BOROBUDUR KEMBALI DIGUYUR ABU VULKANIK MERAPI
- • HUJAN ABU VULKANIK MELANDA CANDI BOROBUDUR
- • Struktur Organisasi Tata Kerja
- • Kegiatan Pelestarian
- • Galeri Foto
- • FASILITAS
- • CANDI BOROBUDUR
- • BKP Borobudur
Kategori
- Agenda ( 5 )
- Berita ( 88 )
- Hasil Studi / Kajian ( 4 )
- Pelatihan Pelestarian Cagar Budaya ( 4 )
- sekilas info ( 4 )